Berita

Kementerian Kehutanan Mengeluarkan Revisi Peta Moratorium Hutan

Peta ini sebagai sebuah bagian terpadu moratorium kehutanan, melarang pembukaan lahan hutan untuk kepentingan komersil selama dua tahun.
Bagikan
0
Part of the revised Moratorium Indicative Map for an area of Central and West Kalimantan. The green indicates production forests and areas for protection and conservation while the red shading indicates areas of peatland. Kindly reproduced with permission from Kementerian Kehutanan Republik Indonesia
Part of the revised Moratorium Indicative Map for an area of Central and West Kalimantan. The green indicates production forests and areas for protection and conservation while the red shading indicates areas of peatland. Kindly reproduced with permission from Kementerian Kehutanan Republik Indonesia

Paling popular

Dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia

Indonesia - BOGOR, Indonesia (9 Juli, 2011)_Revisi peta moratorium hutan diterbitkan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia minggu ini. Peta tersebut meliputi limapuluh lima juta hektar hutan primer dan tujuh belas juta hektar daerah gambut, semua areal proteksi termasuk di dalam kesepakatan yang disetujui di bulan Mei 2011 lalu.

Kementerian Kehutanan menggambarkan peta ini sebagai sebuah “ bagian terpadu” dari rencana pemerintah terkait moratorium kehutanan, yang melarang pembukaan lahan hutan untuk kepentingan komersil selama dua tahun.

Kesepakatan ini merupakan perjanjian dari pendanaan 1 milyar dollar dari pemerintah Norwegia terkait pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan.

Peta ini terdiri dari 921 ukuran peta yang lebih kecil-kecil dengan skala area 1:250.000, dan merupakan pembaharuan dari map yang sebelumnya dikeluarkan pada bulan Mei.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai gambaran peta, dapat dilihat di sini ( versi digital dapat diminta dengan mengisi formulir di situs kementerian kehutanan).

Salah satu peneliti CIFOR, Deborah Lawrence membuat analisa lengkap mengenai arti dari angka-angka yang tercantum di dalam peta, tulisan dapat dibaca di sini.

(Visited 346 times, 1 visits today)